Arti narapraja = punggawa atau pejabat.
Arti mungkur = membelakangi.
Arti suwito = mengabdi.
Arti kepranan = tertarik.
Arti mbledhag pikat= berburu di hutan.
Arti dedamel = senjata.
Arti katyasane = kedigdayaan, kesaktian.
Arti pitados = percaya.
Arti kelungguhan = kedudukan, jabatan.
Arti mrantasi = menyelesaikan, mengatasi.
Bulu Perindu Sukma
Bulu Perindu Asli Kalimantan
Minyak Bulu Perindu Asli Kalimantan
Di dalam blog ini akan saya jelaskan tentang khasiat dari Bulu Perindu yang melegenda yang khasiat utamanya adalah sebagai media pengasihan atau pemikat lawan jenis,baik Pria ataupun Wanita. Bulu perindu dapat mengatasi Solusi asmara anda yang kandas,pacar di ambil orang,cinta bertepuk sebelah tangan, dan semua yang berhubungan dengan asmara ..
Testing Video Keaslian Bulu Perindu Sukma
mahar tingkat satu 300.000 sudah ongkos kirim
khasiatnya antara lain.. pengasihan, pemikat lawan jenis, penarik simpati, disenangi atasan bawahan, pelaris usaha, pelet, cepat dapat jodoh,mengembalikan pasangan yang selingkuh, cocok untuk pria dan wanita.
mahar tingkat Dua 550.000 ribu sudah ongkos kirim
Khusus yang tingkat dua perbedaanya dengan tingkat satu adalah khusus bagi yang sudah berumah tangga atau sudah menikah, mengapa demikian karena power atau bulu perindu tingkat 2 mempunyai power 2x lebih besar dari tingkat 1 karena untuk orang yang sudah menikah rata-rata mempunyai aura yang sudah melemah karena faktor energi cakranya yang meredup akibat sudah seringnya berhubungan badan, jadi di butuhkan kekuatan ekstra untuk
menggunakan bulu perindu ini.
minyak bulu perindu mahar 650.000 sudah ongkos kirim
kekuatan minyak bulu perindu ini di fokuskan untuk mengembalikan pasangan yang selingkuh/pergi dengan laki-laki lain atau sudah tidak cinta lagi
khasiatnya antara lain..
pengasihan, pemikat lawan jenis, penarik simpati, disenangi atasan bawahan, pelaris usaha, pelet, cepat dapat jodoh,mengembalikan pasangan yang selingkuh, cocok untuk pria dan wanita tanpa ritual,puasa dan tanpa pantangan juga bisa di wariskan ke Anak CucuTanpa perlu panjang lebar berikut Testimoni para pemakai Bulu Perindu Sukma.
"Disclaimer : Hasil dan manfaat dari media bulu perindu ini akan berbeda-beda terhadap individualnya"
"Bagi Para Pria dan wanita Yang Ingin Berhasil Dalam Mengatasi masalah asmara,jodoh,perselingkuhan,agar di sayang atasan dan juga pelaris usaha,Bisa Menggunakan Bulu Perindu Ini Sebagai Solusi"
Pembayaran dapat di lakukan ke salah satu rekening di bawah ini:
"Disclaimer : Hasil dan manfaat dari media bulu perindu ini akan berbeda-beda terhadap individualnya"
setelah transfer harap konfirmasi ke SMS/WA 082164632944 PIN BBM : 23B01F92 ( Hendro Susilo ) sertakan juga no hp dan alamat lengkap saudara untuk memudah kan pengirimam bulu perindu. bulu perindu dan tata cara penggunaanya akan di kirim melalui JASA JNE,TIKI DAN POS
SEBAGIAN KECIL TESTIMONI DARI BBM DAN MASIH BANYAK LAGI
Bukti pengiriman JNE dan Pos Indonesia

Bulu Perindu Asli Kalimantan
Minyak Bulu Perindu Asli Kalimantan
Di dalam blog ini akan saya jelaskan tentang khasiat dari Bulu Perindu yang melegenda yang khasiat utamanya adalah sebagai media pengasihan atau pemikat lawan jenis,baik Pria ataupun Wanita. Bulu perindu dapat mengatasi Solusi asmara anda yang kandas,pacar di ambil orang,cinta bertepuk sebelah tangan, dan semua yang berhubungan dengan asmara ..
Ciri - ciri keaslian
Jika di tetesi / dibasahi air dan di letakkan di atas lantai atau sehelai kertas, maka secara menakjub kan Bulu Perindu tersebut akan menggeliat - geliat laksana seekor cacing. Sepasang Bulu Perindu jika di dekatkan / dipertemukan ujung - ujungnya, secara ajaib akan berangsur - angsur saling mendekat dan melilit.
Testing Video Keaslian Bulu Perindu Sukma
mahar tingkat satu 300.000 sudah ongkos kirim
khasiatnya antara lain.. pengasihan, pemikat lawan jenis, penarik simpati, disenangi atasan bawahan, pelaris usaha, pelet, cepat dapat jodoh,mengembalikan pasangan yang selingkuh, cocok untuk pria dan wanita.
mahar tingkat Dua 550.000 ribu sudah ongkos kirim
Khusus yang tingkat dua perbedaanya dengan tingkat satu adalah khusus bagi yang sudah berumah tangga atau sudah menikah, mengapa demikian karena power atau bulu perindu tingkat 2 mempunyai power 2x lebih besar dari tingkat 1 karena untuk orang yang sudah menikah rata-rata mempunyai aura yang sudah melemah karena faktor energi cakranya yang meredup akibat sudah seringnya berhubungan badan, jadi di butuhkan kekuatan ekstra untuk
menggunakan bulu perindu ini.
minyak bulu perindu mahar 650.000 sudah ongkos kirim
kekuatan minyak bulu perindu ini di fokuskan untuk mengembalikan pasangan yang selingkuh/pergi dengan laki-laki lain atau sudah tidak cinta lagi
khasiatnya antara lain..
pengasihan, pemikat lawan jenis, penarik simpati, disenangi atasan bawahan, pelaris usaha, pelet, cepat dapat jodoh,mengembalikan pasangan yang selingkuh, cocok untuk pria dan wanita tanpa ritual,puasa dan tanpa pantangan juga bisa di wariskan ke Anak CucuTanpa perlu panjang lebar berikut Testimoni para pemakai Bulu Perindu Sukma.
"Disclaimer : Hasil dan manfaat dari media bulu perindu ini akan berbeda-beda terhadap individualnya"
"Bagi Para Pria dan wanita Yang Ingin Berhasil Dalam Mengatasi masalah asmara,jodoh,perselingkuhan,agar di sayang atasan dan juga pelaris usaha,Bisa Menggunakan Bulu Perindu Ini Sebagai Solusi"
|
"Disclaimer : Hasil dan manfaat dari media bulu perindu ini akan berbeda-beda terhadap individualnya"
| |
No. Rekening : 3831172434
Nama Pemilik : Hendro Susilo
|
|
No. Rekening : 105-00-1057268-7
Nama Pemilik : Hendro Susilo
|
setelah transfer harap konfirmasi ke SMS/WA 082164632944 PIN BBM : 23B01F92 ( Hendro Susilo ) sertakan juga no hp dan alamat lengkap saudara untuk memudah kan pengirimam bulu perindu. bulu perindu dan tata cara penggunaanya akan di kirim melalui JASA JNE,TIKI DAN POS
SEBAGIAN KECIL TESTIMONI DARI BBM DAN MASIH BANYAK LAGI
Bukti pengiriman JNE dan Pos Indonesia
Tampilkan postingan dengan label Kamus Jawa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kamus Jawa. Tampilkan semua postingan
Jumat, 02 Maret 2012
Kamis, 16 Februari 2012
2 macam arti loro
Kalau ditulis, kata loro memiliki 2 macam arti.
Itu pun kalau hanya yang tertulis, namun kalau diucapkan, maka akan sangat jelas memahaminya.
Dalam bahasa jawa, loro punya 2 arti yaitu:
loro yang artinya sakit
loro yang artinya angka 2.
Tuh kan tulisan sama namun beda arti.
Dengar-dengar karena huruf o ini yang membuat orang belanda jadi bingung mengartikan basa jawa.
Itu pun kalau hanya yang tertulis, namun kalau diucapkan, maka akan sangat jelas memahaminya.
Dalam bahasa jawa, loro punya 2 arti yaitu:
loro yang artinya sakit
loro yang artinya angka 2.
Tuh kan tulisan sama namun beda arti.
Dengar-dengar karena huruf o ini yang membuat orang belanda jadi bingung mengartikan basa jawa.
Kamus Basa Jawa A-Z
Sebuah persembahan dari kejawen wetan blog dengan menghadirkan, menulis kamus bahasa jawa terjemah ke bahasa Indonesia.
Kata dasar yang dipakai adalah bahasa jawa ngoko kemudian diterjemah ke bahasa jawa krama dan ke dalam bahasa Indonesia, dan akan ditulis bertahap saja hingga selesai biar tidak terlalu capek dalam mengetik.
Selamat menterjemahkan bahasa jawa dengan bantuan Kamus Bahasa Jawa lengkap mulai dari huruf A-Z.
Kata dasar yang dipakai adalah bahasa jawa ngoko kemudian diterjemah ke bahasa jawa krama dan ke dalam bahasa Indonesia, dan akan ditulis bertahap saja hingga selesai biar tidak terlalu capek dalam mengetik.
Selamat menterjemahkan bahasa jawa dengan bantuan Kamus Bahasa Jawa lengkap mulai dari huruf A-Z.
| Ngoko | Krama Madya | Krama Inggil | Bahasa Indonesia |
| A | |||
| abang | Abrit | abrit | merah |
| abot | awrat | awrat | berat |
| adang | bethak | bethak | menanak nasi |
| adhem | asrep | asrep | dingin, sejuk |
| adhi | adhi | rayi | adik |
| adoh | tebih | tebih | jauh |
| adol | sade | sade | jual |
| adu | aben | aben | mengadu |
| adus | adus | siram | mandi |
| agama | agami | agami | agama |
| age-age | enggal-enggal | enggal-enggal | cepat-cepat, lekas |
| aja (dibaca: ojo) | mpun | ampun | jangan |
| ajang | ajang | ambeng | tempat, piring |
| aji | aos | aos | nilai, harga |
| aksama | aksami | aksami | ampun, maaf |
| aku | kula (dibaca: kulo) | kawula, dalem | saya, aku |
| ala (dibaca: olo) | awon | awon | jelek, buruk |
| alangan | pambengan | pambengan | halangan, aral |
Sabtu, 28 Januari 2012
10 Urutan Cerita Lakon Wayang
Urut-urutane cerito wayang yaitu
1. Jejer.
2. Kadhatonan.
3. Paseban Jaban.
4. Bodholan.
5. Jejer Sabrangan.
6. Perang gagal.
7. Gara-gara.
8. Perang kembang.
9. Perang brubuh.
10. Tancep kayon.
1. Jejer.
2. Kadhatonan.
3. Paseban Jaban.
4. Bodholan.
5. Jejer Sabrangan.
6. Perang gagal.
7. Gara-gara.
8. Perang kembang.
9. Perang brubuh.
10. Tancep kayon.
Selasa, 24 Januari 2012
Contoh Kalimat Bahasa Krama Inggil
Bahasa krama inggil itu lebih menghargai orang lain, juga disebut basa krama halus.
Contohnya.
1. Bapak tindak dhateng Jakarta dinten Minggu.
2. Pak Bagyo nembe mucal kelas sekawan.
3. Pak Badrun mundhut sepatu.
4. Eyang kakung nembe siram.
5. Buku kulo dipun asto Bu Guru.
Kalau kita perhatikan, kalimat di atas diucapkan sangat halus sekali, sebagai bentuk untuk ngajeni (menghormati) antarane Bapak, Pak Bagyo, Pak Badrun, Eyang Kakung dan Bu Guru.
Terkadang ada juga yang mengucapkan krama tok, kurang halus. Semisal mundhut diganti tumbas.
Mungguhe boso jowo yo kurang pas, masalahe Pak Badrun adalah jelas-jelas orang yang patut dihargai.
Kurang ngajeni kalau kata mundhut diganti tumbas, kata asta diganti beto dan sebagainya.
Itulah contoh betapa besarnya kaluhuran yang diucapkan.
Contohnya.
1. Bapak tindak dhateng Jakarta dinten Minggu.
2. Pak Bagyo nembe mucal kelas sekawan.
3. Pak Badrun mundhut sepatu.
4. Eyang kakung nembe siram.
5. Buku kulo dipun asto Bu Guru.
Kalau kita perhatikan, kalimat di atas diucapkan sangat halus sekali, sebagai bentuk untuk ngajeni (menghormati) antarane Bapak, Pak Bagyo, Pak Badrun, Eyang Kakung dan Bu Guru.
Terkadang ada juga yang mengucapkan krama tok, kurang halus. Semisal mundhut diganti tumbas.
Mungguhe boso jowo yo kurang pas, masalahe Pak Badrun adalah jelas-jelas orang yang patut dihargai.
Kurang ngajeni kalau kata mundhut diganti tumbas, kata asta diganti beto dan sebagainya.
Itulah contoh betapa besarnya kaluhuran yang diucapkan.
Contoh Tembang Sinom
Ini salah satu contoh tembang sinom.
Sun iki dhutaning nata
prabu kenya Majapahit
kekasih Damar Sasangka
atma mantune ki patih
magang anyar awak mami
tahta bisma praptaningsun
ingutus Sang Narpendah
kinen mocok murdantaji
marmaningsun ingutus
ywa mindho karya
Sun iki dhutaning nata
prabu kenya Majapahit
kekasih Damar Sasangka
atma mantune ki patih
magang anyar awak mami
tahta bisma praptaningsun
ingutus Sang Narpendah
kinen mocok murdantaji
marmaningsun ingutus
ywa mindho karya
Siapa itu Dhalang, Waranggana dan Niyaga
Ayo podo sinau gamelan lan wayang.
Meski tak berkecimpung langsung, namun tiada salahnya mengetahui siapa saja nama orang-orang yang menjalankan wayang dan sebagainya.
Dhalang (DALANG).
Yoiku uwong sing tukang nglakokake lakon wayang.
Waranggana (WARANGGONO).
Yoiku pesinden.
Wong sing tukang nembang gendhing-gendhing ing pagelaran wayang utowo tanggapan liyane.
Niyaga (NIYOGO).
Yoiku uwong sing tukang nabuh gamelan.
Meski tak berkecimpung langsung, namun tiada salahnya mengetahui siapa saja nama orang-orang yang menjalankan wayang dan sebagainya.
Dhalang (DALANG).
Yoiku uwong sing tukang nglakokake lakon wayang.
Waranggana (WARANGGONO).
Yoiku pesinden.
Wong sing tukang nembang gendhing-gendhing ing pagelaran wayang utowo tanggapan liyane.
Niyaga (NIYOGO).
Yoiku uwong sing tukang nabuh gamelan.
Bermacam Nama Alat Gamelan
Setidaknya ada 19 alat gamelan yang biasa dipakai.
Nama peralatan gamelan adalah sebagai berikut.
Ketipung.
Kendang gendhing.
Kendang ciblon.
Saron barung.
Saron penerus.
Demung.
Gambang.
Gender barung.
Gender penerus.
Slenthem.
Celempung.
Suling.
Rebab.
Bonang penerus.
Kenong.
Kempyang.
Gong suwakan.
Kemong kempul.
Gong gedhe.
Nah itulah nama-nama alat gamelan yang ada.
Diantaranya sudah tak asing lagi kita dengar namanya, di lain pihak banyak yang baru diketahui kan.
Nama peralatan gamelan adalah sebagai berikut.
Ketipung.
Kendang gendhing.
Kendang ciblon.
Saron barung.
Saron penerus.
Demung.
Gambang.
Gender barung.
Gender penerus.
Slenthem.
Celempung.
Suling.
Rebab.
Bonang penerus.
Kenong.
Kempyang.
Gong suwakan.
Kemong kempul.
Gong gedhe.
Nah itulah nama-nama alat gamelan yang ada.
Diantaranya sudah tak asing lagi kita dengar namanya, di lain pihak banyak yang baru diketahui kan.
Selasa, 17 Januari 2012
Ki Dalang yang Terkenal
Ini ada beberapa dalang wayang yang kondang di tanah air.
1. Ki Gita Sewaya, Blitar.
2. Ki Gondo Buwono, Madiun.
3. Ki Hadi Sugito, Kulon Progo, Yogyakarta.
4. Ki Anom Suroto, Solo.
5. Ki Haji Panut Darmoko, Nganjuk.
6. Ki Mantep Darsono, Karang Anyar, Solo.
7. Ki Murdi Kandhamurdiyat, Tulungagung.
8. Ki Nartasabda, Semarang.
9. Ki Pringgadarsono, Sragen.
10. Ki Rusman S Hadikusumo, Semarang.
11. Ki Sunarya, Surabaya.
12. Ki Timbul Hadiprayitno, Bantul, Yogyakarta.
1. Ki Gita Sewaya, Blitar.
2. Ki Gondo Buwono, Madiun.
3. Ki Hadi Sugito, Kulon Progo, Yogyakarta.
4. Ki Anom Suroto, Solo.
5. Ki Haji Panut Darmoko, Nganjuk.
6. Ki Mantep Darsono, Karang Anyar, Solo.
7. Ki Murdi Kandhamurdiyat, Tulungagung.
8. Ki Nartasabda, Semarang.
9. Ki Pringgadarsono, Sragen.
10. Ki Rusman S Hadikusumo, Semarang.
11. Ki Sunarya, Surabaya.
12. Ki Timbul Hadiprayitno, Bantul, Yogyakarta.
Selasa, 10 Januari 2012
Macam Bahasa Jawa
Kalau menurut unggah ungguhe, boso jowo iku dibagi menjadi 3 macam.
1. Boso Ngoko.
Yaitu boso sing wis biasa dipakai sehari hari untuk berbicara kepada teman dan sebagainya.
Boso Ngoko dibagi lagi menjadi 2 yaitu:
2. Boso Madya.
Dibagi menjadi 3 macam yaitu.
3. Boso Krama.
Dibagi menjadi 6 macam yaitu:
Banyak juga kan pecahan dari bahasa jawa ini.
Biar tidak bingung, kebanyakan orang jawa membagi sendiri boso jowo menjadi 3 macam saja yang umum, yaitu:
Bahasa Jawa Ngoko.
Bahasa ini digunakan bagi siapa saja, yaitu:
1. Anak dengan anak.
2. Pertemanan (yang sudah karib).
3. Orang yang lebih tua kepada yang lebih muda.
Contohnya adalah:
Kowe ojo mangan dhisik.
Sliramu ojo mangan dhisik.
Bahasa Jawa Krama.
Digunakanan oleh siapa saja, yaitu:
1. Murid kepada guru.
2. Orang muda kepada orang yang lebih tua.
3. Anak kepada orang tua.
4. Pegawai kepada pimpinannya.
Contoh kalimatnya adalah:
Punopo Eyang kakung sampun dhahar?
Kulo tumut bapak datheng sabin.
Lastri kolo wau tumbas sandal.
Bahasa Krama Inggil.
Ini merupakan bahasa tingkat paling tinggi di boso Jowo. Unggah-ungguh yang sangat disegani oelh orang jawa. Siapa saja yang berbicara dengan bahasa krama inggil ini, tiada kata kasar sama sekali meskipun dalam keadaan marah.
Kromo inggil ini merupakan bahasa yang lebih halus dan ngajeni kalau dalam bahasa Jawanya. Mengagungkan orang yang diajak bicara.
Bahasa Krama Inggil biasa disebut juga dengan Kromo Alus (Krama Halus).
Contoh kalimatnya adalah:
Bapak tindak dhateng Jakarta dinten Minggu.
Pak Bagio nembe mucalkelas sekawan.
Pak Badrun mundhut sepatu.
Eyang kakung nembe siram.
Buku kulo dipun asto Bu Guru.
Tuh kan, halus sekali gaya bicaranya di Bahasa Jawa Krama Inggil ini.
Jangan salah, karena dalam bahasa jawa kalau aku lihat dalam keseharian, banyak anak muda dan mudi keliru dalam menggabungkan kalimat antara krama madya dan krma halus.
Misal saja dhahar digunakan untuk orang yang lebih tua sebagai embel-embelnya.
Kalau yang lebih muda yang bilang saja yang lain misal saja nedho, maem dan sebagainya.
Itulah kawruh bahasa jawa yang pantas untuk diketahui oleh orang jawa sendiri khususnya.
Kalau ada orang Jawa yang berbicara ngawur atau tidak sopan, maka banyak yang bilang kalau dia "Tidak Tahu Unggah-Ungguh"
Unggah-ungguh = Tata Krama.
1. Boso Ngoko.
Yaitu boso sing wis biasa dipakai sehari hari untuk berbicara kepada teman dan sebagainya.
Boso Ngoko dibagi lagi menjadi 2 yaitu:
- Ngoko Lugu.
- NGoko Andhap.
2. Boso Madya.
Dibagi menjadi 3 macam yaitu.
- Madya ngoko.
- Madyantara.
- Madya krama.
3. Boso Krama.
Dibagi menjadi 6 macam yaitu:
- Krama Lugu.
- Mudha Krama.
- Wredha krama.
- Krama inggil.
- Krama desa.
- Basa Kedathon.
Banyak juga kan pecahan dari bahasa jawa ini.
Biar tidak bingung, kebanyakan orang jawa membagi sendiri boso jowo menjadi 3 macam saja yang umum, yaitu:
- Bahasa Jawa Ngoko.
- Bahasa Jawa Krama.
- Bahasa Jawa Krama Inggil.
Bahasa Jawa Ngoko.
Bahasa ini digunakan bagi siapa saja, yaitu:
1. Anak dengan anak.
2. Pertemanan (yang sudah karib).
3. Orang yang lebih tua kepada yang lebih muda.
Contohnya adalah:
Kowe ojo mangan dhisik.
Sliramu ojo mangan dhisik.
Bahasa Jawa Krama.
Digunakanan oleh siapa saja, yaitu:
1. Murid kepada guru.
2. Orang muda kepada orang yang lebih tua.
3. Anak kepada orang tua.
4. Pegawai kepada pimpinannya.
Contoh kalimatnya adalah:
Punopo Eyang kakung sampun dhahar?
Kulo tumut bapak datheng sabin.
Lastri kolo wau tumbas sandal.
Bahasa Krama Inggil.
Ini merupakan bahasa tingkat paling tinggi di boso Jowo. Unggah-ungguh yang sangat disegani oelh orang jawa. Siapa saja yang berbicara dengan bahasa krama inggil ini, tiada kata kasar sama sekali meskipun dalam keadaan marah.
Kromo inggil ini merupakan bahasa yang lebih halus dan ngajeni kalau dalam bahasa Jawanya. Mengagungkan orang yang diajak bicara.
Bahasa Krama Inggil biasa disebut juga dengan Kromo Alus (Krama Halus).
Contoh kalimatnya adalah:
Bapak tindak dhateng Jakarta dinten Minggu.
Pak Bagio nembe mucalkelas sekawan.
Pak Badrun mundhut sepatu.
Eyang kakung nembe siram.
Buku kulo dipun asto Bu Guru.
Tuh kan, halus sekali gaya bicaranya di Bahasa Jawa Krama Inggil ini.
Jangan salah, karena dalam bahasa jawa kalau aku lihat dalam keseharian, banyak anak muda dan mudi keliru dalam menggabungkan kalimat antara krama madya dan krma halus.
Misal saja dhahar digunakan untuk orang yang lebih tua sebagai embel-embelnya.
Kalau yang lebih muda yang bilang saja yang lain misal saja nedho, maem dan sebagainya.
Itulah kawruh bahasa jawa yang pantas untuk diketahui oleh orang jawa sendiri khususnya.
Kalau ada orang Jawa yang berbicara ngawur atau tidak sopan, maka banyak yang bilang kalau dia "Tidak Tahu Unggah-Ungguh"
Unggah-ungguh = Tata Krama.
Senin, 09 Januari 2012
Arti Ho No Co Ro Ko
Sejatinya, jati diri semua manusia pada dasarnya adalah sama. Ya cuma kelihatannya saja berbeda-beda.
Jati dirinnya manusia tumrap orang Jawa yaitu:
Ho No Co Ro Ko.
Do To So Wo Lo.
Po Dho Jo Yo Nyo.
Mo Go Bo Tho Ngo.
Huruf-huruf jawa yang jumlahnya ada 20 buah huruf itu bukanlah tiada artinya, namun sebaliknya, penuh banyak arti dan makna.
Berikut ini penjelan dan makna huruf Jawa tersebut.
1. Makna Ho No Co Ro Ko.
Arti bahasa Jawa adalah Ono Utusan.
Arti dalam bahasa Indonesia adalah Ada Utusan.
Maknanya:
Setiap orang itu harus merasa bahwa dirinya adalah utusan Allah SWT, yaitu Khalifah Fil Ardhi, menjadi khalifah di muka bumi ini.
2. Makna Do To So Wo Lo.
Arti dalam Bahasa Jawa adalah data utowo anane bedo-bedo.
Arti bahasa Indonesian adalah Keberadaannya tidak Sama alias beda-beda antara orang yang satu dengan orang yang lain.
Dibagi menjadi 2 makna, yaitu:
3. Makna Po Do Jo Yo Nyo.
Arti dalam Bahasa Jawa adalah Senajan kahanane bedo-bedo nanging podho joyone.
Arti dalam Bahasa Indonesia adalah Meskipun beda keahlian atau pekerjaan namun semua bisa saja berjaya.
4. Makna Mo Go Bo Tho Ngo.
Arti bahasa Jawa adalah Monggo Sak Kerso.
Arti dalam Bahasa Indoensia adalah Terserah mana yang akan dilakukan.
Tapi ingat, semua pasti ada resikonya.
Tuh kan, huruf Jawa yang sering kita dengar itu ternyata sangat identik sekali dengan Al Qur'an atau mungkin kitab suci yang lain.
Wallahu A'lam.
Jadi, jati dirinya orang Jawa harusnya juga sama dengan jati diri negara atau suku lain karena wong sing nitahke yoiku Aloh SWT, dan buku petunjuknya juga sama yoiku Al Qur'an. Kalau masih belum begitu, ya mungkin itu masih dalam proses.
Jati dirinnya manusia tumrap orang Jawa yaitu:
Ho No Co Ro Ko.
Do To So Wo Lo.
Po Dho Jo Yo Nyo.
Mo Go Bo Tho Ngo.
Huruf-huruf jawa yang jumlahnya ada 20 buah huruf itu bukanlah tiada artinya, namun sebaliknya, penuh banyak arti dan makna.
Berikut ini penjelan dan makna huruf Jawa tersebut.
1. Makna Ho No Co Ro Ko.
Arti bahasa Jawa adalah Ono Utusan.
Arti dalam bahasa Indonesia adalah Ada Utusan.
Maknanya:
Setiap orang itu harus merasa bahwa dirinya adalah utusan Allah SWT, yaitu Khalifah Fil Ardhi, menjadi khalifah di muka bumi ini.
2. Makna Do To So Wo Lo.
Arti dalam Bahasa Jawa adalah data utowo anane bedo-bedo.
Arti bahasa Indonesian adalah Keberadaannya tidak Sama alias beda-beda antara orang yang satu dengan orang yang lain.
Dibagi menjadi 2 makna, yaitu:
- Orangnya sama tapi Beda datanya.
- Kemampuannya tidak sama.
3. Makna Po Do Jo Yo Nyo.
Arti dalam Bahasa Jawa adalah Senajan kahanane bedo-bedo nanging podho joyone.
Arti dalam Bahasa Indonesia adalah Meskipun beda keahlian atau pekerjaan namun semua bisa saja berjaya.
4. Makna Mo Go Bo Tho Ngo.
Arti bahasa Jawa adalah Monggo Sak Kerso.
Arti dalam Bahasa Indoensia adalah Terserah mana yang akan dilakukan.
Tapi ingat, semua pasti ada resikonya.
Tuh kan, huruf Jawa yang sering kita dengar itu ternyata sangat identik sekali dengan Al Qur'an atau mungkin kitab suci yang lain.
Wallahu A'lam.
Jadi, jati dirinya orang Jawa harusnya juga sama dengan jati diri negara atau suku lain karena wong sing nitahke yoiku Aloh SWT, dan buku petunjuknya juga sama yoiku Al Qur'an. Kalau masih belum begitu, ya mungkin itu masih dalam proses.
Jumat, 06 Januari 2012
Angka atau Jumlah Neptu Hari
Kalau yang ini, aku tak yakin blas kalau ada yang hafal melainkan hanya sedikit saja orang Jawa yang hafal.
Neptune dino ono 7 dan biasane digabung karo neptu pasaran.
Biasanya digunakan untuk mengetahui baik dan tidaknya perjodohan, pindah rumah dan sebagainya.
Neptu dino lan pasaran diarani Petung Ponco Sudo.
Ini neptu Hari.
1. Senin neptune 4.
2. Selasa neptune 3.
3. Rabu neptune 7.
4. Kamis neptune 8.
5. Jumat neptune 6.
6. Sabtu neptune 9.
7. Minggu neptune 5.
Caranya menghafalkan lalu bagaimana biar bisa ingat terus...
Mungkin lain kali akan diposting.
Neptune dino ono 7 dan biasane digabung karo neptu pasaran.
Biasanya digunakan untuk mengetahui baik dan tidaknya perjodohan, pindah rumah dan sebagainya.
Neptu dino lan pasaran diarani Petung Ponco Sudo.
Ini neptu Hari.
1. Senin neptune 4.
2. Selasa neptune 3.
3. Rabu neptune 7.
4. Kamis neptune 8.
5. Jumat neptune 6.
6. Sabtu neptune 9.
7. Minggu neptune 5.
Caranya menghafalkan lalu bagaimana biar bisa ingat terus...
Mungkin lain kali akan diposting.
Macam dan Nama Selamatan Bayi
Aku tak yakin kalau pemuda pemudi Jowo ini tahu tentang selamatan bayi yang akan diadakan. Entah kenapa, padahal orang jawa harusnya mengetahui dan hafal di luar kepala tentang nama-nama selametane bayi.
Nah, untuk itu mari simak nama-nama selamatan bayi yang ada di tanah Jawa ini.
Diambil dari ibuku dari nenekku dari mbah buyutku.
1. Brokohan.
Yaitu selamatan bayi yang baru saja lahir.
Kalau lahir pas adzan subuh, ya sebelum zuhur sudah brokohan. Kalau brokohan dilaksanakan setelah zuhur ya namanya hanya selamatan bayi saja yang lain, bukan brokohan.
2. Selapanan.
Selametan bayi ketika berumur selapan.
Selapan sama dengan 35 hari.
3. Sepasaran.
Selametan ketika bayi berumur sepasar.
Sepasar sama dengan 5 hari.
4. Tedhak Siti.
Selamatan ketika anak sudah diturunkan ke tanah. Tidak digendong lagi maksudnya. Banyak yang menamakan MUDUN LEMAH.
Itulah beberapa selamatan untuk bayi.
Harusnya diingat oleh semua terutama oleh wanita, si calon ibu.
Ini ilmu, harus dilestarikan.
Ironis sekali kalau orang Jawa tak tahu akan hal ini.
Toh oleh Sunan Kalijogo semua selamatan di atas sudah diakari oleh Islam. Pengagungan kepada Alloh SWT.
Nah, untuk itu mari simak nama-nama selamatan bayi yang ada di tanah Jawa ini.
Diambil dari ibuku dari nenekku dari mbah buyutku.
1. Brokohan.
Yaitu selamatan bayi yang baru saja lahir.
Kalau lahir pas adzan subuh, ya sebelum zuhur sudah brokohan. Kalau brokohan dilaksanakan setelah zuhur ya namanya hanya selamatan bayi saja yang lain, bukan brokohan.
2. Selapanan.
Selametan bayi ketika berumur selapan.
Selapan sama dengan 35 hari.
3. Sepasaran.
Selametan ketika bayi berumur sepasar.
Sepasar sama dengan 5 hari.
4. Tedhak Siti.
Selamatan ketika anak sudah diturunkan ke tanah. Tidak digendong lagi maksudnya. Banyak yang menamakan MUDUN LEMAH.
Itulah beberapa selamatan untuk bayi.
Harusnya diingat oleh semua terutama oleh wanita, si calon ibu.
Ini ilmu, harus dilestarikan.
Ironis sekali kalau orang Jawa tak tahu akan hal ini.
Toh oleh Sunan Kalijogo semua selamatan di atas sudah diakari oleh Islam. Pengagungan kepada Alloh SWT.
Kamis, 05 Januari 2012
10 Jenenge Mongso ing Jowo
Setidaknya ada 10 mongso atau musim di daerah Jawa ini.
1. Bedhidhing.
Tengah-tengahing mongso ketigo. Yen wayah isuk adhem banget.
2. Ketigo.
Mongso terang, ora ono udan.
3. Labuh.
Mongso ngarepake rendheng.
4. Mareng.
Mongso ngarepake ketigo.
5. Paceklik.
Mongso larang pangan.
6. Pailan.
Mongso larang pangan.
7. Panen.
Mongso ngundhuh pari.
8. Pagebluk.
Mongso akeh wong podho mati mergo loro sing nular.
9. Pagering.
Mongso akeh wong podho nandhang gering.
10. Rendheng.
Mongso udan.
Kamusnya:
Mongso ketigo = musim panas.
Gering = loro = sakit.
Adhem = dingin.
1. Bedhidhing.
Tengah-tengahing mongso ketigo. Yen wayah isuk adhem banget.
2. Ketigo.
Mongso terang, ora ono udan.
3. Labuh.
Mongso ngarepake rendheng.
4. Mareng.
Mongso ngarepake ketigo.
5. Paceklik.
Mongso larang pangan.
6. Pailan.
Mongso larang pangan.
7. Panen.
Mongso ngundhuh pari.
8. Pagebluk.
Mongso akeh wong podho mati mergo loro sing nular.
9. Pagering.
Mongso akeh wong podho nandhang gering.
10. Rendheng.
Mongso udan.
Kamusnya:
Mongso ketigo = musim panas.
Gering = loro = sakit.
Adhem = dingin.
10 Macam Gendhing
Macam-macam gendhing di tanah Jawa ada 10 yaitu:
1. Gendhing Clunthang.
2. Gendhing Gilang.
3. Gendhing Gonjang-Ganjing.
4. Gendhing Grompol.
5. Gendhing Pangkur.
6. Gendhing Puspawarna.
7. Gendhing Sinom Parijata.
8. Gendhing Srikaton.
9. Gendhing Srikarongron.
10. Gendhing Uler Kembang.
1. Gendhing Clunthang.
2. Gendhing Gilang.
3. Gendhing Gonjang-Ganjing.
4. Gendhing Grompol.
5. Gendhing Pangkur.
6. Gendhing Puspawarna.
7. Gendhing Sinom Parijata.
8. Gendhing Srikaton.
9. Gendhing Srikarongron.
10. Gendhing Uler Kembang.
Arti Aksara Murda
Aksara Murda kalau dalam bahasa Indonesia dinamakan dengan huruf besar atau huruf kapital.
Tujuan dari aksara Murda adalah untuk tata prunggu yaitu untuk menghormati.
Misal:
Kabeh manut karo Pak Budi.
Artinya:
Semua menurut sama Pak Budi.
Kata pak di atas menggunakan huruf kapital atau aksara Murda untuk menghormati seseorang yang bernama Budi tersebut.
Tujuan dari aksara Murda adalah untuk tata prunggu yaitu untuk menghormati.
Misal:
Kabeh manut karo Pak Budi.
Artinya:
Semua menurut sama Pak Budi.
Kata pak di atas menggunakan huruf kapital atau aksara Murda untuk menghormati seseorang yang bernama Budi tersebut.
Minggu, 25 Desember 2011
Ho No Co Ro Ko
Hono coroko
doto sowolo
podo joyonyo
mogo botongo
Bagi yang ingin mengetahui arti dan makna huruf jawa ini bisa dilihat di link berikut ini:
Arti Ho No Co Ro Ko
doto sowolo
podo joyonyo
mogo botongo
Bagi yang ingin mengetahui arti dan makna huruf jawa ini bisa dilihat di link berikut ini:
Arti Ho No Co Ro Ko
Selasa, 06 Desember 2011
Banyaknya dan Arti Huruf Jawa
Huruf Jawa itu ada 20 huruf, yaitu:
Ho no co ro ko
do to so wo lo
po do jo yo nyo
mo go bo to ngo
artinya:
ada utusan.
saling beradu ilmu kesatian.
Sama saktinya.
Mati bersama.
Huruf jawa tercipta ada kisahnya tersendiri, dan mungkin kapan-kapan akan aku posting juga.
Ho no co ro ko
do to so wo lo
po do jo yo nyo
mo go bo to ngo
artinya:
ada utusan.
saling beradu ilmu kesatian.
Sama saktinya.
Mati bersama.
Huruf jawa tercipta ada kisahnya tersendiri, dan mungkin kapan-kapan akan aku posting juga.
Kamis, 01 Desember 2011
Huruf Sama Bacanya Beda
Dalam bahasa Jawa ada 2 huruf yang sama tapi diucapkan berbeda.
Dua huruf itu adalah e dan o.
Dan yang paling sulit diucapkan oleh para pemula yan belajar bahasa jawa adalah huruf o.
Bagi orang jawa asli sih sudah biasa mengucapkannya.
Dua huruf itu adalah e dan o.
Dan yang paling sulit diucapkan oleh para pemula yan belajar bahasa jawa adalah huruf o.
Bagi orang jawa asli sih sudah biasa mengucapkannya.
Selasa, 01 November 2011
Arti Pathet dan Wilet
Pathet yoiku jero cetheke swara utowo endhek dhuwure swara.
Artinya:
Tinggi rendahnya suara.
Wilet yoiku sambungane swara.
Artinya:
sambungannya suara.
Artinya:
Tinggi rendahnya suara.
Wilet yoiku sambungane swara.
Artinya:
sambungannya suara.
Langganan:
Postingan (Atom)


